TRI SOEKARNO AGUNG

Maaf, Mbak Mega Masih Introvert

Posted by: mazagung on: December 2, 2008

Bukan Megawati Soekarnoputri yang aktif “gerilya” dan blusak-blusuk ke kampung-kampung. Bukan juga Ketua Umum PDI Perjuangan itu yang sering berkomunikasi langsung dengan rakyat atau silaturahmi ke redaksi sejumlah media nasional.

Namun, justru Taufik Kiemas-lah yang selama ini cukup rajin “turba” alias turun ke bawah menjemput bola dan beranjangsana dengan berbagai kelompok praktisi.

Ada apa dengan Mega sebenarnya?

“Itulah masalahnya. Mbak Mega itu orangnya memang introvert. Kalau sudah begitu, nggak bisa dipaksa-paksa. Kita-kita inilah yang turun duluan,” aku TK, suami Megawati saat berdiskusi dengan jajaran Rakyat Merdeka di Graha Pena Jawa Pos, Jakarta, Senin malam (1/12).

TK yang juga Ketua Dewan Pertimbangan DPP PDI Perjuangan tersebut didampingi sejumlah petinggi partai banteng, diantaranya anggota DPR Effendi Simbolon, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR Bambang ‘Pacul’ serta Helmi Fauzi dari Megawati Institute.

Diakui sendiri oleh TK bahwa Mega memang tidak terlalu aktif berkomunikasi dengan rakyat. Kesan yang muncul, mantan Presiden RI ke-5 itu tidak pandai dalam merangkul massa.

Padahal secara ideologi, sebut TK, PDI Perjuangan adalah partainya wong cilik sehingga komunikasi Mega sebagai ‘simbol’ rakyat kecil dengan wong cilik itu harus intensif. Tapi itupun belum efektif.

“Tapi pada saatnya, Mbak Mega memang harus sering turun. Kita akan selalu dorong termasuk sering ketemu pers,” kilah TK menjelaskan perangai Megawati selama ini.

2 Responses to "Maaf, Mbak Mega Masih Introvert"

Yaah, baru tauu…. Mega emang nggak bisa ngomong, bro! Masak yang begini jadi pemimpin kita sih. Pantesnya jadi ibu rumah tangga aja. Nggak laku deh jualan Bung Karno. Bung Karno ya Bung Karno. Jangan sama2in Mega dengan BK dong. Jauuuuhhh… Mega nggak punya darah politik sepertinya dari BK. Darah biologis, iya. Lihat aja Mega pidato. Nggak mampu menyihir massa… Sudahlah, Mbak Mega. Ngurus cucu aja di rumah.

1000% saya setuju dengan maryamah, rakyat indonesia sudah cerdas dan maju, banyak yang berpendidikan tinggi mulai s1, s2 sampai doktor dan profesor. Lha kalau presidennya kurang pendidikan, apa nggak malu-maluin baik di dalam negeri apalagi kalau tampil di dinia internasional. Udah nggak bisa ngomong atau kalau ngomong malah ngaco dan nggak nyambung, pembawaannya emosiiiiii aja. Di era globalisasi dan penuh tantangan masa depan dan berbagai cobaan, indonesia perlu pemimpin yang cerdas, mengatasi masalah dengan cermart dan hati-hati, bukan emosional tapi penuh pengendalian diri, sabar dan santun sehinghga dapat membawa indonesia keluar dari kesulitan dan dapat dibanggakan dimata dunia internasional baik penampilan phisik maupun intelegensianya. Dulu kan mega jadi presiden akibat kecelakaan politik gus dur. Dulu partainya besar karena kebetulan rakyat ingin perubahan tapi irasional, memilih partai yang tidak memilik sdm dan moral yang baik. Baru beberapa tahun memerintah, kader-kader partainya bisanya hanya korupsi dan skandal sex. Asset negara diobral termasuk gas tangguh yang merugikan negara 750 trilyun, tapi mereka masih mengaku membela wong cilik. Baru beberapa bulan memerintah, tidak mampu memberantas korupsi, malah yang merampok uang negara diberi surat keterangan lunas yang menyakitkan hati rakyat. Sekarang disaat pemerintahan pennggantinya lebih baik, kok syirik dan dengki, maunya nyerang terus dan jual kecap dimana-mana kalau, kalau dan seandainya. Rakyat indonesia tidak kalau nanti, tapi bukti saat ini. Soal harga sembako naik dalam waktu tertentu, itu kan mekasisme pasar dan logika hukum ekonomi. Udan mega duduk manis aja, nggak usah repot-repot mikirin rakyat, kalaupun ikut mikir juga nggak sanggup karena kurang pendidikan karena iq dan intelegensianya jauh dibawah anak-anak SMA jaman sekarang. Mendingan dirumah gemukin badan biar tambah kayak gajah bengkak sama dengan suaminya. Biar negara ini dipimpin oleh orang yang cerdas, berpendidikan tinggi, sabar, santun dan mampu mengatasi persoalan yang multi dimensional. Urus aja kader-kader partainya yang arogan, brutal, urakan dan bejad moralnya, naudzubillah mindzalik

Leave a Reply

pilah.pilah

pilihan.lain

lihat.tanggal

December 2008
M T W T F S S
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

tamu.melihat

  • 39,978 hits since 18 Mei 2008