Posted by: mazagung on: November 17, 2008
Kubu PDI Perjuangan tak minder meskipun temuan terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan partai ini popularitasnya anjlok drastis.
Dalam rilisnya, LSI membeberkan kecenderungan swing voter menjelang Pemilu Legislatif 2009.
Survei periode 26 Oktober-5 November 2008 tersebut hasilnya cukup mengejutkan memang. Partai Demokrat yang tadinya hanya berada di lima besar pada survei periode lima bulan sebelumnya, kini nangkring dengan tingkat popularitas 16,8 persen mengangkangi perolehan dukungan bagi Partai Golkar (15,9 persen) dan PDIP yang hanya 14,2 persen.
Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu cukup drastis turunnya. Survei pada Juni 2008, PDIP paling tinggi popularitasnya dengan dukungan 28 persen. Keunggulan ini merupakan dampak dari sikap oposisi PDIP terhadap kebijakan pemerintah.
Namun, kali ini PDIP harus terlempar ke urutan tiga. Salah satu faktornya adalah, minimnya kampanye terbuka melalui iklan politik. Dibanding Demokrat, menurut LSI, PDIP termasuk “pelit” belanja iklan.
“PDIP selama ini tidak melakukan terobosan melalui iklan-iklan politik yang dikemas secara kreatif. Mereka justru mengandalkan iklan konvensional, berupa poster dan spanduk,” beber Saiful Mudjani, Direktur Eksekutif LSI.
Itulah kenapa, Demokrat (menjual SBY) dan Partai Gerindra sebagai partai baru yang mengusung tokoh Prabowo Subianto lonjakan popularitasnya signifikan, karena masif-nya sosialisasi melalui media massa.
anda.bicara