Posted by: mazagung on: August 16, 2008
Yang namanya jodoh memang tidak ke mana. Begitu setidaknya menurut Ketua Umum Partai Buruh Mochtar Pakpahan. Pasalnya, hasil nomor urut undian parpol peserta pemilu susulan pada Sabtu siang tadi (16/Agt) di KPU ternyata sesuai dengan harapan.
Nomor urut 44 yang didapatkannya itu diakui tak jauh berberda dengan keinginan versi sendiri. Sebelum KPU mengabulkan empat parpol, termasuk Partai Buruh sebagai peserta pemilu susulan yang diputuskan dalam rapat pleno tadi malam, Mochtar Pakpahan sudah ngidam duluan nomor 44. Klop!
“Kalau sudah jodoh kan nggak ke mana, itu angka memang membawa rezeki,” ungkapnya usai pengambilan nomor urut, Sabtu siang ini (16/8).
Angka 44, bagi Mochtar Pakpahan, memiliki banyak arti. Beberapa koleganya menyebut angka itu malah sebagai angka mati alias bawa sial.
“Tapi kata temenku, kalau di togel angka 44 itu artinya anak berandalan. Ya, kayak aku ini kan,” katanya sambil bercanda.
Namun yang pasti, menurut tokoh buruh ini, angka 44 itu mudah diingat dan mudah disosialisasikan.
“Yang penting jangan angka 41, itu artinya janda, nanti digodaain terus,” selorohnya. [iga]
anda.bicara