Posted by: mazagung on: August 1, 2008
PKB tanpa Gus Dur seperti sayur tanpa garam. Sejumlah kiai kampung yang tergabung dalam Ikatan Santri dan Kiai Kampung (ISKKPG) secara khusus menyurati Ketua Umum PKB Ancol Muhaimin Iskandar.
Dalam surat tertanggal 31 Juli 2008 ini, Ketua ISKKPG. Kiai Rofi’ie Mukhlis menyebut Muhaimin seolah-olah orang satu-satunya yang mempunyai PKB dan sepertinya Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB KH.
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akan diabaikan bahkan ditingggalkan menjelang Pemilu 2009 mendatang.
“Para kiai sepuh NU sangat prihatin terhadap langkah politik Muhaimin Iskandar tersebut,” kata Mukhlis.
Menurut Mukhlis, seluruh masyarakat dan khususnya para kiai sepuh NU memahami dan mengetahui secara kasat mata bahwa tampilnya Muhaimin sebagai pimpinan PKB dan juga sebagai pimpinan DPR RI hingga dikenal masyarakat adalah karena dukungan dan jasa Gus Dur.
“Tanpa Gus Dur, dipastikan Muhaimin bukan siapa-siapa dan tidak mendapatkan apa-apa di panggung politik nasional,” ujarnya.
Sebagai politisi yang lahir dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU) yang mempunyai etika dan moral serta menjunjung tinggi jasa orang tua, kata Mukhlis, seharusnya Muhaimin Iskandar selalu beakhlakul karimah dan menghormati Gus Dur dalam berpolitik.
“Bukankah Gus Dur adalah pendiri, deklarator dan yang membesarkan PKB dalam sepuluh tahun terakhir ini?” ujarnya.
Menurut Mukhlis, PKB tanpa Gus Dur tidak akan dipilih oleh warga NU dan karenanya akan terpuruk pada Pemilu 2009 mendatang. [yat]
anda.bicara