Posted by: mazagung on: July 5, 2008
Presiden SBY tak percaya klenik. Tapi entah kenapa kelahiran SBY yang serba angka 9, selalu saja diutak-atik dan dikaitkan dengan momen tertentu.
Pada Pemilu 2004, tanggal lahir SBY diusik karena terkait dengan penentuan nomor urut partai peserta pemilu. Partai Demokrat —partai yang didirikan SBY— saat itu mendapat nomor urut 9. Di Pemilu 2009 kali ini, tanggal lahir SBY kembali diutak-atik. Penyebabnya, jadwal pemungutan suara pemilu legislatif yang baru diubah KPU juga berkaitan dengan tanggal lahir SBY. Yakni, semula ditetapkan 5 April 2009 menjadi 9 April 2009.
Adalah anggota DPR dari PAN Alvin Lie yang mengait-kaitkan tanggal lahir SBY dengan jadwal pemungutan suara pemilu legislatif 2009.
Alvin menilai, perubahan jadwal oleh KPU dikaitkan dengan tanggal lahir SBY. Kata Alvin, SBY lahir tanggal 9 bulan 9 (September) tahun 1949. “Pemilu akan dilaksanakan tanggal 09.04.09. Dan tanggal lahir SBY 09.09.49. Saya menduga, perubahan ini bukan karena pertimbangan berbenturan dengan hari ibadah umat Kristen atau hari ritual Cheng Beng warga Tionghoa, tapi karena angka 9 itulah,” kata Alvin di gedung DPR, kemarin.
Sehari sebelumnya, Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary telah mengumumkan revisi jadwal tahapan Pemilu 2009. Diantaranya, jadwal pemungutan suara pemilu legislatif yang semula tanggal 5 April 2009 diubah menjadi 9 April 2009.
“Kita sudah mendapat banyak masukan dari berbagai pihak agar pemilu 5 April diganti atau diubah karena bertepatan dengan hari raya Cheng Beng dan hari Minggu. Jika tetap dilaksanakan, umat Tionghoa dan Kristiani tidak bisa berpartisipasi secara maksimal,” kata Hafiz saat menyampaikan alasan perubahan jadwal itu.
Alvin yakin, alasan perubahan jadwal nyoblos bukan semata-mata karena hal itu. Sebelum diputuskan, KPU lebih dulu mengadakan pertemuan dengan SBY.
“Setelah konsultasi dengan RI-1, KPU mengundur pemilu dari tanggal 5 ke tanggal 9 April. Setelah saya cek, ternyata ada kecocokan tanggal. SBY kan sukanya begitu,” kata Alvin.
Benarkah demikian? Ketua KPU Hafiz Ansahry ketika dihubungi Rakyat Merdeka tadi malam, mengakui ada pertemuan pihaknya dengan SBY sebelum perubahan jadwal pemilu legislatif 2009.
Tapi, dalam pertemuan itu, KPU dan SBY hanya membicarakan perkembangan tahapan pemilu. Presiden, kata ketua KPU, sama sekali tidak menyebut tanggal pencoblosan. Soal itu, SBY menyerahkan sepenuhnya kepada KPU.
Hafiz membantah, perubahan jadwal itu karena ada kaitannya dengan tanggal lahir SBY. “Masukan dari kawan-kawan memang merujuk pada tanggal 9 April. Mereka menilai itu hari baik,” tegas Hafiz.
Di tempat lain, spiritualis sekaligus anggota DPR dari PDIP Permadi menilai, memang ada keterkaitan antara jadwal nyoblos 9 April 2009 dengan tanggal lahir SBY. Tapi, dalam terawangannya keterkaitan itu justru sial.
“Pemilu nggak akan ada. Kelihatannya akan ada keributan. Saya sendiri nggak ngerti kenapa KPU memilih tanggal itu. Wong 9 ditambah 4 itu 13. Jadi itu tanggal sial,” terangnya.
Bagaimana reaksi SBY? Juru bicara kepresidenan, Andi Mallarangeng menanggapi santai dugaan klenik jadwal pemilu.
“Yang menentukan KPU. Kalau mereka sudah menentukan tanggal 9 ya, itu sesuai dengan kebutuhan mereka. Kalau dikait-kaitkan dengan tanggal lahir SBY itu namanya ilmu utak atik gatuk,” kata Andi sambil tertawa.
Menurut dia, utak atik gatuk itu namanya ilmu mencocok-cocokan. Soal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan SBY. “Sama sekali nggak benar kalau perubahan itu kemauan presiden,” ujarnya.
Hal yang sama dikatakan staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Heru heran kenapa perubahan jadwal nyoblos pemilu dikaitkan dengan tanggal lahir SBY. “Gitu aja kok repot, apa-apa dikait-kaitkan. Kalau begitu apa perlu tanggal lahirnya SBY yang diganti,” sindir Heru.
[Sumber: Rakyat Merdeka, 6 Juli 2008]
June 12, 2009 at 9:11 am
kl utk saya si ini udah ga aneh, ini menandakan cakar iluminaty/freemanson/dazal memang sudah menggurita di negeri ini, cuz salah satu ciri dr tindakan/ konspirasi kaum iluminaty itu dgn simbol gambar (segitida, mata satu, matahari, dll ) & angka (666, 13, dll) krn smua itu memang simbol dan angka2 mereka…